Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Hadirkan Semangat Edukasi dan Pelestarian di Desa Darmasaba
July 6, 2025 2025-07-06 14:01Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Hadirkan Semangat Edukasi dan Pelestarian di Desa Darmasaba
Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Hadirkan Semangat Edukasi dan Pelestarian di Desa Darmasaba

Sebanyak puluhan mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik telah menyelesaikan pengabdian mereka di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan yang berlangsung dari 14 Mei hingga 16 Juni 2025 ini mengusung tema “Transformasi Desa Adat Menuju Masyarakat Badung yang Modern Berbasis Tri Hita Karana”.
Selama satu bulan lebih, para mahasiswa menjalankan berbagai program kerja (proker) yang menyentuh langsung aspek pendidikan, lingkungan, dan sosial budaya masyarakat setempat. Beberapa di antaranya adalah sosialisasi anti bullying, penguatan kemampuan dasar membaca, menulis, berhitung (Calistung), pembelajaran numerasi melalui permainan, hingga sosialisasi ekosistem bagi siswa sekolah dasar.
Pada 27 Mei dan 10 Juni 2025, mahasiswa KKN menyelenggarakan sosialisasi pencegahan perundungan di SD Negeri 2 dan SD Negeri 1 Darmasaba. Kegiatan ini menyasar siswa kelas IV, V, dan VI, dengan pendekatan edukatif berbasis presentasi visual dan diskusi interaktif. “Sosialisasi ini penting untuk menanamkan nilai empati dan toleransi sejak dini agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan sehat,” ujar salah satu peserta KKN.
Di bidang penguatan literasi, program Mengajar Calistung dilaksanakan pada 31 Mei 2025 di SD Negeri 7 Darmasaba. Mahasiswa memberikan bimbingan individual serta permainan edukatif guna membangun dasar literasi siswa secara menyenangkan. Program ini ditujukan agar siswa siap menghadapi pembelajaran lanjutan dengan lebih percaya diri.
Uniknya, pendekatan pembelajaran juga dilakukan dengan permainan numerasi kreatif menggunakan media “kartu dombret”. Dalam permainan ini, siswa diajak memahami konsep bilangan bulat positif dan negatif serta operasi penjumlahan dan pengurangan. Menurut dokumentasi tim KKN, metode ini “mampu menumbuhkan minat belajar matematika dan menciptakan suasana aktif serta kolaboratif di kelas”.
Kesadaran lingkungan pun menjadi bagian penting dari agenda KKN. Pada 5 Mei 2025, sosialisasi ekosistem digelar di SD Negeri 7 Darmasaba. Kegiatan ini bertujuan membangun kepedulian siswa terhadap keseimbangan alam, termasuk melalui praktik langsung seperti penghijauan dan pengelolaan sampah. “Pembelajaran berbasis proyek ini sangat membantu siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan secara nyata,” tulis laporan kegiatan mereka.
Selain program utama, kegiatan pendampingan juga dilakukan secara luas, seperti mendampingi Posyandu Balita, Lansia, dan Remaja di setiap banjar, serta kegiatan seni dan ekstrakurikuler di sekolah. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan peran aktif mahasiswa dalam mendorong pembangunan masyarakat melalui pendekatan lintas sektor.
Melalui KKN ini, para mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia tak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga turut menjadi agen perubahan. Desa Darmasaba pun menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemuda, tradisi lokal, dan semangat modernisasi dapat berjalan berdampingan dengan harmoni.
